Pasuruan, EkspresiBanten.id – Dewan Pengurus Wilayah Pengurus Besar Jawahirul Ma’ani (DPW PBJM) Provinsi Banten resmi dilantik bersama kepengurusan DPW dari berbagai provinsi di Indonesia untuk masa khidmat 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung pada Kamis (2/7/2026) di Balairung Yayasan Pondok Pesantren Darussalam, Tegalrejo, Tanggulangin, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur.
Pelantikan dipimpin oleh Ketua Harian DPP Jawahirul Ma’ani, Ustadz M. Rozikan, yang membacakan surat keputusan pengangkatan pengurus DPW dari sejumlah provinsi, yakni Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Madura, serta Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal PBJM, KH Aly Khozin Ahmad, menyampaikan bahwa secara legal formal Jam’iyyah Manaqib Jawahirul Ma’ani telah resmi berdiri sejak 17 Agustus 1979 atau bertepatan dengan 24 Ramadan 1399 Hijriah. Organisasi ini didirikan oleh Almaghfurlah KH Ahmad Djauhari Umar di Yayasan Pondok Pesantren Darussalam, Tegalrejo, Pasuruan.
KH Aly Khozin Ahmad juga mengingatkan pesan pendiri agar para pengamal Manaqib tetap bersikap sederhana dan tidak berlebihan dalam menjalankan amaliah. Menurutnya, pengabdian dalam organisasi harus dilandasi niat untuk meninggikan syiar Islam, memberikan manfaat bagi sesama, serta senantiasa menjaga syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh pengurus DPW Jawahirul Ma’ani se-Nusantara oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat, Gus Sholahuddien Al Ayubbie.
Mewakili para pengurus wilayah, Ketua DPW Jawahirul Ma’ani DKI Jakarta, KH Endang Hamdani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berharap seluruh pengurus dapat terus memperoleh bimbingan sehingga mampu menjalankan tugas organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Penasehat Pusat KH Taufiqurrohman.
Dalam tausiyahnya, Ketua Dewan Pengurus Pusat, KH M. Sholahuddien Al Ayubbie, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan organisasi sebagai wadah memperkuat syiar Islam dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Menyatukan Niat dalam Satu Tekad untuk Berkhidmat dan Berdaulat”, KH M. Sholahuddien berharap seluruh pengurus mampu menjaga silaturahmi, mempererat persatuan jamaah, serta terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui doa dan pengabdian demi keselamatan dunia dan akhirat.
Sementara itu, Romo Sulton Muhammad Al Fatih dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya mengamalkan konsep Qardhan Hasan, yaitu pinjaman tanpa bunga yang diberikan dengan niat ikhlas untuk membantu sesama karena Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa konsep tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang dianjurkan dalam Islam sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 245, yang menjanjikan balasan pahala berlipat ganda bagi orang-orang yang menolong sesamanya dengan penuh keikhlasan.
Pelantikan DPW PBJM se-Nusantara diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran Jam’iyyah Jawahirul Ma’ani dalam membangun persatuan umat, memperkokoh nilai-nilai keislaman, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.*
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita

