Agen pulsa murah
POTO : Umar Atmaja, Ketua LSM GP2B sekaligus korlap aksi dan poster perankat aksi.

LSM GP2B AKAN GELAR UNJUK RASA BESOK DI PUSPEM KOTA TANGERANG, TUNTUT TANGGUNG JAWAB WALIKOTA DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN DAN DUGAAN KORUPSI ANGGARAN PEMELIHARAAN ALAT KESEHATAN RSUD KOTA TANGERANG


Kota Tangerang, Ekspresi Banten.id – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemuda Peduli Bangsa (LSM GP2B) besok, hari senin 3 November 2025 akan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pusat pemerintahan Kota Tangerang.

“Besok kami akan menggelar aksi unjuk rasa di depan di depan kantor Pusat pemerintahan Kota Tangerang”. Ungkap Umar Atmaja, ketua LSM GP2B sekaligus korlap aksi.

Lebih lanjut, Umar mengatakan aksi unjuk rasa ini berkaitan dengan buruknya Pelayanan RSUD Kota Tangerang. Hal ini terjadi dan saya alami sendiri Ketika membawa anak saya pada Senin, 27 Oktober 2025 dini hari. Pihak RSUD tidak memprioritaskan keselamatan anak saya yang sedang dalam kondisi kritis. Rumah Sakit Milik Daerah itu, lebih mengutamakan proses administrasi dibanding keselamatan. Selain itu, petugas jaga RSUD Kota Tangerang dinilai bersikap tidak profesional dan tidak menunjukkan empati saat pasien tiba dengan kondisi kritis.

Baca Juga:  RSUD Kota Tangerang Torehkan Prestasi Nasional dalam Penanggulangan Tuberkulosis Paru

Masih, Umar mengungkapkan fakta lain yang memprihatinkan. Salah satu alat Kesehatan yang sangat  penting, yakni CT Scan (citi brain), sudah mengalami kerusakan sejak delapan bulan lalu dan hingga kini belum diperbaiki. Selain itu, kondisi fasilitas medis lainnya yang turut rusak, termasuk alat pengecekan darah yang tidak berfungsi optimal.

 

“Kondisi yang saya alami itulah sehingga besok kita akan menggelar aksi unjuk rasa. Bukan karena cengeng atau memanfaatkan kondisi,situasi dan pengalaman yang saya alami. Sebagai orang tua dan sekaligus sebagai aktivis, saya memandang bahwa pengalaman ini adalah momentum untuk menyuarakan aspirasi  dan rasa kecewa yang sangat mendalam atas buruknya pelayanan dan Fasilitas alat kesehatan yang dimiliki RSUD Kota Tangerang”. Pungkas Umar.

Baca Juga:  Diduga Lalai, Kendaraan Operasional RSUD Kota Tangerang Mati Pajak Meski Anggaran Rp19,4 Juta Telah Tersedia

 

Aksi unjuk rasa yang akan digelar  LSM GP2B besok, adalah  momentum untuk seluruh Masyarakat kota Tangerang  bersuara dan mendorong Pemkot Tangerang melakukan pembenahan pelayanan dan penyediaan fasilitas Alat kesehatan yang lebih baik, modern, efektif dan tersedia. Dan mendorong aparat penegak hukum untuk mengungkap dugaan praktek korupsi pada anggaran pengadaan alat Kesehatan dan pemeliharaan alat Kesehatan pada RSUD Kota Tangerang.  (Roy)


Baca Juga

Diduga Lewat Masa Kontrak, Pembangunan GOR Kota Serang Masih Berlangsung

SERANG, EKSPRESIBANTEN.ID — Pembangunan gedung olahraga (GOR) Kota Serang yang dikerjakan CV Dwi Perkasa dengan …

Agen pulsa murah