EKSPRESIBANTEN.ID, KOTA TANGERANG—Dalam 2 pekan, wilayah Provinsi Banten terus diguyur hujan. Kondisi ini menyebabkan beberapa daerah mengalami banjir. Selain itu, dampak cuaca ekstrim tersebut, juga membuat beberapa ruas jalan raya Provinsi Banten mengalami kerusakan.
Itensitas curah hujan yang cukup tinggi, menyebabkan jalan berlubang. Seperti yang terjadi di ruas Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Raden Fatah, dan Jalan Jenderal Sudirman.
Menyikapi kondisi tersebut, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Provinsi Banten melakukan perbaikan jalan sementara. Perbaikan darurat dilakukan dengan cara menutup jalan berlubang dengan paving blok.
“Kita ketahui bahwa Provinsi Banten sedang dilanda musim hujan, sehingga menyebabkan beberapa ruas jalan berlubang. Untuk itu, demi menjaga keselamatan masyarakat Banten khususnya Kota Tangerang, kami lakukan perbaikan jalan darurat,” ujar Bobi selaku Pelaksana Teknis UPTD PJJ Provinsi Banten, Selasa (3/2/2026).

Bobi menjelaskan, pekerjaan jalan sementara dilakukan lantaran wilayah Kota Tan
gerang masih terus diguyur hujan, dan dinilai tidak maksimal apabila dilalukan perbaikan jalan secara permanen.
“Jadi untuk perbaikan jalan secara permanen kita perlu tunggu cuaca normal atau panas. Pasalnya, ketika kita melakukan pengaspalan namun saat kondisi belum kering atau masih terkena air hujan, aspal tersebut akan kembali mengelupas,” jelasnya.
Lanjut Bobi, air hujan masuk ke celah-celah aspal mengakibatkan penurunan kualitas sehingga aspal mengelupas. Kata Bobi, terkelupasnya aspal tersebut dipastikan akan melebar ketika jalan terus dalam keadaan basah, atau terendam air.
“Jadi kami tidak tinggal diam. Kami UPTD PJJ Provinsi Banten telah mengantisipasi akan dampak dari jalan berlubang tersebut agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Sekiranya kondisi cuaca kembali normal, kami akan segera melakukan perbaikan jalan secara permanen,” pungkasnya.(ngga)
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita
