Tangerang, Sepatan Timur — Ekspresi Banten, tengah dinamika sosial yang kerap menguji ketangguhan masyarakat lapisan bawah, kehadiran pemimpin yang responsif menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas kemanusiaan. Hal ini tercermin dari langkah sigap Kepala Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Samsudin, SE, yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya yang tengah berduka.
Seorang warga kurang mampu yang meninggal dunia direncanakan akan dimakamkan di wilayah Tegal Alur, Jakarta Barat. Dalam situasi yang sarat keterbatasan, Kepala Desa Samsudin tanpa ragu memfasilitasi mobil siaga desa untuk mengantarkan jenazah ke lokasi pemakaman—tanpa biaya alias gratis. Kebijakan ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan manifestasi konkret dari nilai-nilai pelayanan publik yang berorientasi pada kemanusiaan.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai pemerintah desa untuk memastikan setiap warga mendapatkan perlakuan yang layak, terlebih dalam kondisi duka,” ujar Samsudin.
Lebih jauh, berdasarkan keterangan warga setempat, terdapat indikasi persoalan kesehatan yang patut menjadi perhatian serius. Sedikitnya tiga anak usia sekitar tujuh tahun dilaporkan meninggal dunia dengan dugaan penyakit campak. Situasi ini menandakan adanya potensi kerentanan kesehatan masyarakat yang membutuhkan respons sistemik dan terukur.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa Lebak Wangi di bawah kepemimpinan Samsudin telah mengambil langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta perawatan kesehatan anak sebagai upaya menekan risiko penyebaran penyakit.
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan anak-anak, karena pencegahan adalah langkah paling efektif,” tegasnya.
Langkah-langkah yang diambil ini mencerminkan model kepemimpinan lokal yang adaptif dan berorientasi pada solusi. Di tengah keterbatasan sumber daya, intervensi cepat dan tepat dari aparatur desa menjadi kunci dalam menjaga ketahanan sosial sekaligus meminimalisir dampak krisis kemanusiaan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran pemerintah di tingkat paling bawah bukan sekadar administratif, melainkan juga sebagai garda terdepan dalam memastikan keadilan sosial dan perlindungan terhadap masyarakat rentan benar-benar terwujud.
Reporter: Fadilah
Editor: Ronny.R
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita
