Kota Tangerang, EB – Paket Pengadaan Videotron dengan anggaran 1 milyar pada Diskominfo Kota Tangerang terus menjadi sorotan LSM GP2B. (17/12025/
Kali ini Umar Atmaja, Ketua LSM GP2B mendesak Walikota Tangerang untuk membatalkan paket pengadaan Videotron yang akan dihibahkan ke salah satu institusi penegak hukum tersebut karena tidak memiliki nilai manfaat untuk masyarakat dan berpotensi terjadinya konflik kepentingan dalam proses pengadaannya.
“Kami mendesak Walikota Tangerang untuk membatalkan paket pengadaan Videotron pada Dinas Kominfo”. Ungkap Umar
Bukan tanpa alasan, desakan pembatalan pengadaan Videotron oleh ketua LSM GP2B tersebut karena dinilai tidak memiliki nilai manfaat untuk masyarakat dan terkesan terlalu dipaksakan.
“Pemberian hibah Videotron kepada pihak Kejari apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan apa manfaat dari pemberian hibah tersebut, jangan sampai pemberian hibah kepada pihak Kejari karena adanya intervensi ataupun adanya atensi tanpa memperhatikan resistensi dan aspirasi publik. Tentunya kondisi ini sangat tidak kita inginkan”. Tutur Umar
Masih kata Umar, pengadaan Videotron diketahui dari APBD Murni, sekarang sudah masuk ke waktu pelaksanaan APBD Perubahan, jika pengadaan tersebut tidak dibatalkan, maka secara otomatis perencanaannya harus dirubah terkait waktu dan sumber anggaran dari murni ke perubahan.
“Sekali lagi saya akan meminta dan mendesak kepada Walikota untuk segera membatalkan paket pengadaan Videotron pada Dinas Kominfo dan mengevaluasi mekanisme hibah pada pengadaan tersebut”. Tutup Umar
(Roy/roren)
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita
