Agen pulsa murah

SD Negeri Tobat 4 Mantapkan Budaya Literasi Lewat Program KAMCA (Kamis Membaca)


Tangerang — Ekspresi Banten, Negeri Tobat 4 terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada budaya literasi. Melalui program unggulan KAMCA atau Kamis Membaca, sekolah yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Ibu Dede Arnasih, S.Pd., ini sukses menghadirkan tradisi baru: seluruh siswa diwajibkan membaca setiap hari Kamis sebelum memasuki kelas.

Program KAMCA hadir sebagai upaya sistematis untuk memperkuat kemampuan literasi dasar sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap dunia baca sejak usia dini. Setiap Kamis pagi, tepat sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, seluruh siswa diarahkan untuk membaca buku pilihan mereka masing-masing, mulai dari bacaan fiksi, pengetahuan umum, hingga buku-buku tematik yang relevan dengan pelajaran.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Korupsi Lahan RSUD Tigaraksa Mandek: Desakan Penetapan Tersangka Meningkat, Kejaksaan Dinilai “Lemah” Menegakkan Hukum
Dengan muka ceria siswa dan siswi SD Negeri Tobat 4 membaca bersama

Ibu Dede Arnasih, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi sebuah gerakan transformasi budaya belajar. “Program KAMCA kami rancang sebagai pondasi pembentukan karakter literat. Kami ingin siswa SDN Tobat 4 tumbuh sebagai generasi yang kritis, luas wawasan, serta memiliki kecintaan alami terhadap membaca,” ungkapnya.

Suasana sekolah setiap Kamis pagi tampak berbeda: lebih hening, lebih fokus, namun sarat energi positif. Para guru pun hadir bukan sekadar sebagai pengawas, tetapi sebagai role model yang turut membaca bersama siswa. Kolaborasi ini menciptakan iklim literasi yang inklusif—menempatkan membaca sebagai aktivitas menyenangkan, bukan kewajiban semata.

Program KAMCA juga mendapat apresiasi dari orang tua siswa yang merasakan perubahan perilaku anak dalam keseharian. Kebiasaan membaca mulai tumbuh tidak hanya di sekolah tetapi juga terbawa hingga ke rumah, menciptakan pola belajar yang lebih mandiri dan produktif.

Baca Juga:  Warga Griya Sutera Balaraja Terima Rp200 Juta Kompensasi, Sisa Rp100 Juta Masih Proses Persetujuan Pengembang

Dengan inovasi yang terus digelorakan, SD Negeri Tobat 4 melalui kepemimpinan Ibu Dede Arnasih, S.Pd., membuktikan bahwa budaya literasi tidak dibangun dengan wacana, tetapi dengan aksi nyata dan keberlanjutan. Program KAMCA menjadi bukti bahwa sekolah dasar mampu menjadi motor penggerak literasi masyarakat, dimulai dari langkah kecil namun berdampak besar setiap Kamis pagi. (Ronny)


Baca Juga

Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Satpol PP Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan, Polda Banten dan BKPSDM Turun Tangan

Tangerang —Ekspresi Banten, pelecehan seksual yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten …

Agen pulsa murah