Agen pulsa murah

Respon Cepat Dewan DPRD Kota Serang Terkait Balita Menderita Gizi Buruk


KOTA SERANG | H. Fatihudin, SE Dewan DPRD Kota Serang komisi 2 respon cepat terhadap balita yang menderita stunting atau gizi buruk di wilayah Kecamatan Kasemen Kota Serang, Yang mana beliau mendapatkan informasi tersebut dari rekanan media online dan Forum Pemantau Kesehatan Ibu dan Anak (FPKIA) sehingga fatihudin langsung respon menyambangi ke kediaman balita yang menderita stunting atau gizi buruk tersebut.”Rabu (07-12-2022)

Ketika dilokasi Fatihudin bertemu juga dengan pihak Puskesmas Banten dan kader posyandu secara langsung melihat kondisi serta  penanganan seperti apa yang dilakukan pihak Puskesmas Banten terhadap balita tersebut.

Fatih mengatakan kepada awak media, bahwa dirinya sangat prihatin dan kaget adanya informasi tersebut mengenai adanya balita yang menderita gizi buruk atau stunting. Maka saya menyempatkan diri datang langsung ke lokasi, ketika bertemu langsung dengan si balita tersebut dan bicara dengan pihak keluarganya Fatih merasa miris dikarenakan melihat kondisi fisiknya sangat memprihatinkan serta keadaannya benar dengan apa yang dikabarkan.

Baca Juga:  Momentum 10 Muharram 1447 H, Ormas Jawara Banten Bersatu (JBB) DPC Bandung Gelar Acara Santunan anak yatim-Piatu.

Fatih menanyakan kepada pihak puskesmas dan dokter, idealnya dengan umuran si balita umur 2,5 tahun memiliki berat badan berapa ? dijawab pihak puskesmas dan dokter sekitar 15 hingga 20kg,  sedangkan kondisi berat  badannya si balita saat ini hanya 6.5kg di tambah tinggi badan balita tersebut pun dilihat tidak seperti layaknya anak balita seusianya. Serta kondisi fisik tubuhnya pun kurus dan kering.

Fatih pun mengatakan kepada pihak puskesmas yang ada di lokasi, apa saja yang sudah dilakukan dan dilaksanakan bagi si balita tersebut. Serta memberikan pengarahan serta edukasi ke keluarga balita dan pihak puskesmas Banten, yang mana masalah ini harus saling bekerja sama diantara semua pihak. Serta mengajak kepada pengurus RT dan RW agar sigap dan antisipasi ketika diketemukan balita atau ibu hamil yang diduga terdampak stunting, dan kader posyandu pun jika menemukan warga yang terdampak stunting segera laporkan ke pihak puskesmas, lurah dan camat setempat agar segera dapat diambil langkah- langkah selanjutnya atau penanganan yang baik bila perlu di prioritaskan,”ujarnya

Baca Juga:  CERDAS LEBARAN

Fatih berharap, agar pihak-pihak terkait untuk turun langsung ke lapangan guna mengantisipasi jika ditemukan hal yang seperti ini dapat langsung di respon cepat dan ditindak lanjuti oleh pihak-pihak terkait,”Tutupnya

 

 

 

Sumber: https://beritatransparansi.co.id/

 


Baca Juga

Jangan Bakar Sampah Sembarangan! Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan

Kota Tangerang, EkspresiBanten.id – Kebiasaan membakar sampah secara terbuka masih perlu menjadi perhatian, terutama saat …

Agen pulsa murah