Serang, EB (24/07/2023) – Pamsimas atau Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat merupakan bagian dari program penyediaan air minum. Dalam RPJMN dan Rencana Strategis Kementerian PUPR 2020-2024, dinyatakan bahwa tujuan pembangunan infrastruktur permukiman adalah meningkatnya pemenuhan infrastruktur permukiman yang layak dan aman. Kalau di perkotaan punya SPAM reguler atau IKK, di perdesaan ada Pamsimas yang sudah dilaksanakan sejak 15 tahun lalu. Saat ini ada sekitar 37.000 unit Pamsimas dan telah melayani 25,9 juta jiwa di seluruh Indonesia.
Pada Tahun Anggaran 2023, Kelompok Kerja Masyarakat (Pokmas) Tirta Berkarya Desa Kubang Baros Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang tengah melaksanakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), tepatnya di Kampung Kadu Kalasi yang memang dikenal sebagai daerah yang sering kekurangan air, apalagi pada saat musim kemarau. Berdasarkan papan informasi kegiatan, jumlah anggaran total untuk Program Pamsimas yang dilaksanakan oleh Pokmas Tirta Berkarya di Kampung Kadu Kalasi sebesar Rp. 444.444.500,-.


Pada saat tim liputan EB meninjau lokasi kegiatan Pamsimas di Kampung Kadu Kalasi, tim liputan bertemu dengan Usep Supiandi selaku Ketua Pokmas Tirta Berkarya. Dari hasil wawancara diketahui bahwa progres pekerjaan Pamsimas yang dikelola oleh Pokmas Tirta Berkarya sesuai dengan informasi dari pengawas saat ini secara fisik sudah mencapai hampir 90%.
“Secara fisik bangunan sudah mencapai 90%, sambungan listrik sudah terpasang, mesin pompa air dan saluran air sudah terpasang, untuk kualitas air juga akan dilakukan uji laboratorium. Tinggal perapihan-perapihan saja dan pemasangan plang informasi STBM Kesehatan yang sore ini plang informasi sudah siap kita pasang. Harapan kami semoga secepatnya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.” Ujar Usep Supiandi, Ketua Pokmas Tirta Berkarya.
Fajri selaku fasilitator atau pendamping Pokmas Tirta Berkarya saat dihubungi melalui saluran telepon, menyampaikan bahwa saat ini progres pekerjaan Pamsimas di Desa Kubang Baros Kecamatan Cinangka sudah mencapai 90 % yang dikerjakan selama sekitar 3 bulan oleh Pokmas Tirta Berkarya. Waktu pelaksanaan kegiatan tersebut selama 120 hari atau selama 4 bulan, atau berakhir pada 10 Agustus 2023. Dan sebelum tanggal 10 Agustus 2023 akan dilakukan uji coba operasional.
“Untuk pelaksanaan fisik pekerjaan Program Pamsimas di Desa Kubang Baros Kecamatan Cinangka sudah mencapai 90 % yang dikerjakan selama sekitar 3 bulan oleh Pokmas Tirta Berkarya. Waktu pelaksanaan kegiatan tersebut selama 120 hari atau selama 4 bulan, atau berakhir pada 10 Agustus 2023. Dan sebelum tanggal 10 Agustus 2023 akan dilakukan uji coba operasional. Saya mengapresiasi pelaksanaan pekerjaan tersebut, satu bulan sebelum berakhir waktu pelaksanaan ternyata sudah mencapai 90 %, dan sebentar lagi juga progres akan mencapai 100%.”. Tutur Fajri.
Kepala Desa Kubang Baros Aang Fathoni yang juga sebagai Pembina Pokmas Tirta Berkarya saat ditemui di Kantor Balai Desa Kubang Baros mengatakan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan Ketua Pokmas Tirta Berkarya dan memantau pelaksanaan pekerjaan di Kampung Kadu Kalasi. Selain itu saya juga selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan fasilitator atau pendamping agar pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan sesuai dengan aturan, baik dalam pengelolaan keuangan maupun manajemen pelaksanaan kegiatan.
“Pada kesempatan ini juga saya mengucapkan terima kasih kepada Pokmas Tirta Berkarya yang telah secara baik melaksanakan program Pamsimas dan kepada pendamping/fasilitator, sehingga 1 bulan atau sebelum berakhirnya waktu pelaksanaan kegiatan progres fisik pekerjaan sudah mencapai 90 %, ini sesuai dengan informasi yang saya dapatkan dari pendamping/fasilitator. Saya berharap semoga Program Pamsimas ini segera dapat dioperasionalkan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya masayarakat di Kampung Kadu Kalasi.”. Ujar Aang.
Menyoal pemberitaan terkait dengan pelaksanaan Program Pamsimas di Desa Kubang Baros, Aang Fathoni menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu ada pemberitaan dari salah satu media Online yang memberitakan kegiatan tersebut dan isi dari berita tersebut sangatlah tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi, apalagi soal dugaan bahwa saya telah merampas Dana Program Pamsimas itu sangat tidak benar. Jika saya merampas dana tersebut, tidak mungkin progres pembangunan Pamsimas bisa mencapai 90 %. Jadi sekali lagi saya menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Pamsimas di Kampung Kadu Kalasi Desa Kubang Baros berjalan dengan lancar dan insya Allah sebelum tanggal 10 Agustus akan dilakukan uji coba operasional dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. (Roy)
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita

