Tangerang-Ekspresi Banten, Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Kelurahan Babakan, Kecamatan Legok, pada Kamis (22/01/2026).
Di bawah langit pagi, jajaran aparatur pemerintah, wakil rakyat, dan tokoh masyarakat berkumpul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Babakan guna merumuskan masa depan wilayah yang lebih inklusif.
Musrenbang tahun ini menjadi tonggak penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan”, Kelurahan Babakan memfokuskan arah pembangunannya pada penguatan ekonomi lokal dan perbaikan infrastruktur dasar.
Lurah Babakan, Hj. Muawanah, S.Pd.SD., M.I.P., memaparkan sebanyak 83 usulan pembangunan yang telah dikurasi menjadi prioritas utama. Assalamualaikum
Fokus utama usulan tersebut mencakup pembangunan drainase di wilayah Babakan Timur, program bedah rumah (RTLH), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
“83 usulan ini adalah representasi harapan warga kami. Kami sangat berharap adanya sinergi yang kuat antara anggota DPRD dan Pemerintah Kecamatan agar aspirasi ini tidak sekadar menjadi catatan, tetapi terealisasi demi kemajuan wilayah Babakan,” ujar Hj. Muawanah dalam sambutannya di podium.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran legislatif dari Dapil 6 Kabupaten Tangerang, di antaranya Fikri Faiz Muhammad (F-Golkar) dan Abdul Kodir (F-Gerindra), serta perwakilan DPRD Provinsi Banten, Muklis (F-PDIP).
Kehadiran Camat Legok, H. M. Yusuf Fachroji, S.STP., M.Si, juga mempertegas komitmen eksekutif dalam mengawal pembangunan di tingkat akar rumput.
Salah satu capaian membanggakan yang disorot adalah keberhasilan Kelurahan Babakan dalam melaksanakan program Bedah Rumah Swadaya.
Sejak tahun 2022, sebanyak 20 unit rumah tidak layak huni berhasil direnovasi murni melalui inisiatif swadaya masyarakat tanpa menyentuh dana APBD.
Selain infrastruktur fisik, Hj. Muawanah secara khusus menekankan pentingnya Revitalisasi Pasar Legok.
Proyek ini diyakini akan menjadi denyut nadi baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Di sisi lain, ia juga menyelipkan harapan terkait penataan fasilitas kantor pelayanan, termasuk pengadaan lahan parkir yang representatif di kantor kelurahan guna meningkatkan kenyamanan warga saat mengakses layanan publik.
“Kami ingin Kelurahan Babakan tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Revitalisasi pasar dan dukungan terhadap UMKM adalah kunci pertumbuhan berkelanjutan bagi warga kami,” pungkasnya.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan Musrenbang sebagai jembatan yang kokoh antara aspirasi warga dan realisasi anggaran pemerintah untuk pembangunan yang lebih baik dan merata.
Reporter : Hanafi
Editor: Ronny.R
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita

