Agen pulsa murah
Mr. Jien mengajarkan cara pengoperasian mesin incerator kepada salah satu operator di TPS Cipondoh Indah, Jumat (30/5/2025).

Pemkot Tangerang Lakukan Uji Coba Mesin Incenerator


Ekspresibanten.id, Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang bekerjasama dengan Bamus Maskot Kota Tangerang, dan PT. Techone Pasifik Abadi melakukan uji coba pengolahan sampah menggunakan Smart Eco Incenerator di TPS Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kamis (29/5/2025).

Teknologi mesin asal Korea tersebut dirancang oleh PT.Techone Pasifik Abadi. Mesin berkapasitas 300 kwintal sampah per tabung, mampu membakar sampah menjadi abu, serta ramah lingkungan.

Direktur PT. Techone Pasifik Abadi, Mr. Jien saat ditemui di TPS Cipondoh Indah mengatakan, manfaat mesin tersebut untuk membantu Pemerintah dalam hal meminimalisir sampah yang ada di Kota Tangerang. Sehingga dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing pada setiap harinya.

“Mesin ini dirancang dengan konsep ramah lingkungan. Tentunya tidak bising dan tidak berasap,” ujarnya.

Mr. Jien menjelaskan, mesin pembakar sampah ini dioperasikan dengan menggunakan 2 tabung, dengan masing-masing tabung berkapasitas 300 kwintal. Adapun proses pembakarannya, yaitu minyak tanah disemprotkan pada bagian dalam dan telah terdapat pemantik api di dalam mesin tersebut.

Baca Juga:  Sambut HUT RI Ke-80, DPMPTSP Kota Tangerang Luncurkan Program “NIB Merdeka” dengan Strategi Jemput Bola

“Alat ini dioperasikan menggunakan sistem komputer. Jadi operator hanya menekan tombol untuk menyemprotkan minyak pembakaran pada dalam tabung dan menekan tombol pemantik apinya. Jadi ini sangat amat digunakan,” jelasnya.

Mr. Jien menambahkan, mesin incerator ini mampu merubah sampah basah maupun kering menjadi abu, dan dapag dioperasikan selama 24 jam.

“Alat ini mampu merubah sampah menjadi abu. Sampah basah maupun kering dengan volume 300 kwintal dapat dibakar hingga berubah menjadi abu dengan berat kurang lebih 2 kilogram. Adapun lama pembakaran yaitu maksimal 60 menit dan minimal 30 menit,” paparnya.

Terkait keluhan salah seorang warga sekitar, yang menilai mesin tersebut menyebabkan polusi udara, Mr Jien menjelaskan bahwa mesin tersebut telah dirancang ramah lingkungan, artinya tidak mengeluarkan asap yang menyebabkan polusi udara.

Baca Juga:  Tingkatkan PAD, PT TNG Diminta Kelola Distribusi BBM Kendaraan Dinas dan Truk Sampah DLH Kota Tangerang,Langkah Nyata optimaliasi Pendapatan BUMD

“Hari pertama dan hari kedua masa uji coba cerobong memang sempat mengeluarkan asap. Hal itu terjadi lantaran cat tabung pembakar sampah ikut terbakar karena masih baru. Penyebab kedua yaitu, terjadi karena banyaknya limbah kain, sehingga minyak pembakar ketika disemprotkan banyak yang meresap pada limbah kain tersebut. Ketiga, banyaknya sampah basah sehingga perlu mencampurnya dengan sampah kering,” terangnya.

Masih Mr. Jien, dirinya terus mengajarkan ilmu atau tata cara menjalankan mesin itu ke salah satu operator yang ditugaskan di TPS Cipondoh Indah, agar kedepan mesin ini mampu bekerja dengan maksimal dan ramah lingkungan.

Abdullah, Ketua RT 02/04, Kelurahan Cipondoh Indah saat ditemui di TPS mengatakan bahwa alat tersebut dinilai mampu membantu Pemerintah dalam menangani sampah yang ada di Kota Tangerang, khususnya di wilayah Kelurahan Cipondoh Indah.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Terbitkan 100 PBG Gratis untuk MBR, Dukung Percepatan Rutilahu

“Saya tadi sudah melihat cara kerja mesin pembakar sampah tersebut. Ketika dioperasikan, mesin tersebut mampu mengolah sampah menjadi debu, dan tidak berasap saat pembakaran berlangsung,” ujarnya.

Abdullah menambahkan, dengan adanya alat itu dapat mengatasi masalah tumpukan sampah yang ada di TPS Cipondoh Indah. Bagaimana tidak, kata Abdullah, sampah 1 becak motor (bentor) dapat disulap menjadi debu dengan berat kurang lebih hanya 2 kilogram.

“Jadi dengan adanya alat ini warga merasa senang. Tidak ada lagi penumpukan sampah di TPS Cipondoh Indah. Menurut saya alat ini sangat efisien,” ungkapnya.(ngga)


Baca Juga

Kinerja Polsek Sepatan Dinilai Lelet Oleh Pelapor

EKSPRESIBANTEN.ID, KOTA TANGERANG—Kinerja Polsek Sepatan dinilai lamban oleh seorang pelapor bernama Eka Widya. Laporan dugaan …

Agen pulsa murah