TANGERANG, EKSPRESIBANTEN.ID — Momentum pelepasan siswa-siswi kelas VI Angkatan ke 12 UPT Satuan Pendidikan SDN Gebang Raya 1 Korwil Pendidikan Kecamatan Periuk, Kota Tangerang tahun ini sangat spesial, disamping setelah kurang lebih dua tahun absen karena pandemi. Acara pelepasan para pelajar tersebut kali ini berlangsung secara sederhana, namun penuh makna.
“Intinya adalah Ibu sangat berat sebetulnya melepas kalian karena masih banyak yang belum tersampaikan pada kalian. Apa yang kalian peroleh tolong lanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” urai Kepala UPT Satuan Pendidikan SDN Gebang Raya 1 Hj. Suryati, S.Ag,.M.Si kepada Ekspresi Banten usai kegiatan.
Lebih lanjut Hj. Suryati menyampaikan pesan bagi siswa-siswi kelas 6 yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya harus percaya diri dalam menatap masa depan, bagi yang tidak melanjutkan jangan berkecil hati. Misalkan ingin menjadi pengusaha, maka jadilah pengusaha yang andal dengan mengikuti perkembangan. Jangan setengah-setengah dalam menjalankan apapun yang dicita-citakan.
“Ya ini adalah event kegiatan yang sangat sederhana yang dikemas cukup bermakna bagi para siswa – siswi kelas 6 yang akan meninggalkan sekolah ini dengan lancar dan sukses,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Kepala UPT Satuan Pendidikan SDN Gebang Raya 1 Korwil Pendidikan Kecamatan Periuk, Hj. Suryati, S.Ag,.M.Si mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia dan dewan guru yang telah mengorbankan waktu dan tenaga demi kesuksesan acara perpisahan siswa – siswi kelas 6 secara sangat sederhana.
“Artinya, harapan saya ke depan, dengan event kegiatan acara perpisahan ini, kelak akan menjadi kenangan untuk anak-anak bahwa mereka pernah ada disini melakukan kegiatan pembelajaran selama enam tahun dan dilepas oleh guru-gurunya,” ungkapnya.
Ini adalah proses perjalanan pembelajaran aktivitas guru dan siswa selama enam tahun, setiap hari, para guru bertindak sebagai fasilitator untuk mendidik, mengajar, dan melatih semua potensi yang ada pada diri siswa. Hal itu tidak sia-sia, akhirnya menghasilkan nilai yang memuaskan dalam momentum perpisahan kenaikan kelas yang sangat sederhana ini.
“Para guru dituntut agar bisa menjadi fasilitator dan teladan bagi siswa-siswinya. Sedangkan siswa masa kini yang dikenal dengan sebutan generasi milenial sangat dekat dengan smartphone sebagai salah satu produk kemajuan teknologi. Siswa sangat rawan terbawa arus informasi yang tidak jelas, atau hoax jika tak mampu membedakan mana berita asli mana berita palsu,” pungkas Hj. Suryati, S.Ag,.M.Si.
(agusatma)
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita


