Kota Tangerang – Ekspresi Banten, Kebakaran hebat melanda CV Damarindo, sebuah pabrik produksi dupa yang berlokasi di Kampung Bayur Pintu 1000, RT 005/RW 004, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin sekitar pukul 17.00 WIB. Kobaran api dengan cepat menghanguskan sebagian besar area pabrik sebelum akhirnya merembet ke permukiman warga di sekitarnya.
Insiden tersebut terjadi saat aktivitas produksi telah berakhir dan para karyawan baru saja meninggalkan lokasi. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat berwenang.
Besarnya kobaran api memaksa petugas mengerahkan sedikitnya 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah. Namun, proses penanganan sempat terkendala kepadatan lalu lintas menuju lokasi sehingga memperlambat kedatangan armada pemadam.
Selain menghanguskan kawasan pabrik, api juga menjalar ke lingkungan permukiman dan mengakibatkan tiga rumah warga ikut terbakar. Beruntung, petugas pemadam bersama warga bergerak cepat melakukan evakuasi guna mencegah jatuhnya korban jiwa serta memperluas penyebaran api.
Pemilik CV Damarindo, Muhamad Fadilah, membenarkan peristiwa tersebut dan berharap proses pemadaman serta investigasi dapat segera diselesaikan agar penyebab kebakaran dapat diketahui secara pasti.
“Fokus utama kami saat ini adalah membantu proses pemadaman dan memastikan seluruh pekerja maupun warga sekitar berada dalam kondisi aman,” ujarnya.
Hingga malam hari, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan pada titik-titik api yang berpotensi kembali menyala. Aparat kepolisian juga telah memasang garis pengaman di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa sistem keselamatan kebakaran di kawasan industri harus terus diperkuat. Mitigasi risiko, kesiapan jalur evakuasi, serta akses yang memadai bagi kendaraan pemadam merupakan elemen vital untuk meminimalkan kerugian materi maupun melindungi keselamatan masyarakat di sekitar kawasan industri.
Kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan, sementara penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang.
Wartawan: Suhendi
Editor: Ronny.R
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita
