BANDUNG — Ekspresi Banten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menewaskan 10 orang dan menyebabkan 82 jiwa masih dinyatakan hilang hingga Sabtu (24/1/2026).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pemerintah akan merelokasi warga terdampak longsor karena lokasi dinilai memiliki risiko tinggi terhadap bencana susulan. Menurutnya, mempertahankan permukiman di kawasan tersebut justru membahayakan keselamatan masyarakat.
“Wilayah ini sangat berbahaya jika tetap dihuni. Potensi longsor masih tinggi, sehingga warga harus direlokasi,” ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, serta relawan. Operasi pencarian menghadapi kendala medan berat dan kondisi tanah yang labil akibat longsoran susulan.
Dari hasil peninjauan lapangan, Gubernur Jabar menyoroti alih fungsi lahan di kawasan perbukitan yang didominasi oleh kebun sayuran. Kondisi tersebut dinilai memperbesar risiko longsor karena struktur tanah menjadi tidak stabil.
“Daerah ini seharusnya dikembalikan sebagai kawasan hutan. Aktivitas pertanian di lereng perbukitan sangat rawan memicu longsor,” kata KDM.
Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan Rp10 juta per kepala keluarga kepada warga selamat untuk biaya kontrak rumah sementara selama dua bulan serta kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara itu, keluarga korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.
Saat ini, Pemprov Jawa Barat memprioritaskan pencarian korban yang masih tertimbun serta restorasi lingkungan di kawasan terdampak. Pemerintah menegaskan penanganan bencana tidak hanya berfokus pada evakuasi, tetapi juga pada penataan lingkungan dan mitigasi risiko jangka panjang guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Ronny)
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita
