EKSPRESIBANTEN.ID, KOTA TANGERANG — Wali Murid SDN Periuk Jaya, Umar Atmaja, yang merupakan ayah dari Alifa Marjani siswi SDN Periuk Jaya, Kelas 5 A, apresiasi Pemerintah Kota Tangerang dalam menjalankan uji coba pembiasaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tangerang sudah memasuki hari terakhir.
Hal itu diungkapkan saat mendampingi PJ Wali Kota Tangerang Doktor Nurdin, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Jamaluddin, meninjau langsung pelaksanaan MBG di SDN Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat (29/11/2024).
“Saya apresiasi Pemkot Tangerang yang gencar melakukan uji coba MBG di setiap Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN),” ujar Umar Atmaja yang juga sebagai Ketua LSM GP2B.
Menurur Umar, program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sangat disambut baik oleh masyarakat Indonesia. Makanan bergizi sangat diperlukan untuk anak anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
“Anak-anak hingga remaja memang diperlukan asupan makanan yang bergizi. Selain itu, program MBG ini juga dapat mengajarkan murid untuk membiasakan diri sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Karna tanpa adanya asupan makanan di pagi, para pelajar ini akan susah untuk berfikir atau menerima materi yang diberikan oleh guru kelasnya,” terangnya.
Ditempat yang sama, PJ Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, menerangkan bahwa Kota Tangerang telah menyelesaikan uji coba Program MBG selama 3 bulan sejak bulan Agustus hingga November 2024. Di mana 115 sekolah terdiri dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah rampung melaksanakan pembiasaan MBG ini.
“Alhamdulillah, ini hari terakhir MBG di sekolah, dengan berbagai instrumen yang terlibat mulai dari sekolah, pihak penyedia, tim ahli gizi dan seluruh pihak yang terlibat sudah bekerja dengan baik,” ungkap Dr. Nurdin.
Dengan selesainya masa uji coba ini, lanjut Pj, Pemkot Tangerang siap menyukseskan program nasional yang direncanakan akan dimulai pada tahun 2025 ini sambil menunggu arahan dan petunjuk teknis pelaksanaan dari Pemerintah Pusat.
“Untuk tahun 2025, kami akan menganggarkan Rp30 miliar dari APBD tahun 2025 untuk pelaksanaan program MBG di Kota Tangerang,”
“Dengan ekosistem yang sudah terbangun, baik para siswa, sekolah, penyedia, penyiapan menu yang sesuai dengan aturan gizi, tata kelola pendistribusian hingga sampai ke para siswa kita ini, Kota Tangerang sudah siap sepenuhnya,” ungkap Dr. Nurdin.
Sebagai informasi, tahap pembiasaan MBG di Kota Tangerang telah berlangsung sejak tiga bulan yang lalu. Selama pelaksanaan pembiasaan ini Pemkot Tangerang telah melakukan uji coba MBG di 115 Sekolah dan menyasa 77.422 Siswa.(ngga)
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita
