TANGERANG — Ekspresi Banten, Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis terus melakukan pembenahan terhadap fasilitas pelayanan publik. Renovasi ruang pelayanan yang sempat menjadi perhatian masyarakat melalui sebuah video viral kini telah memasuki tahap sekitar 90 persen dan mulai dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas pelayanan kepada warga.
Camat Pasar Kemis, M. Nurhanudin, menjelaskan bahwa proses renovasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sekaligus kenyamanan pelayanan masyarakat. Kendati terdapat pekerjaan konstruksi di area kantor kecamatan, pihaknya berupaya memastikan pelayanan administrasi kepada masyarakat tetap berjalan.
Menurutnya, selama proses renovasi berlangsung, pihak kecamatan sengaja melakukan sejumlah penyesuaian terhadap ruang pelayanan. Langkah tersebut dilakukan bukan semata-mata untuk mengejar kelancaran pekerjaan renovasi, tetapi juga mempertimbangkan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.
“Pada saat renovasi berlangsung, kami tidak ingin masyarakat terganggu oleh material-material yang berada di dalam gedung. Kami juga mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, pelayanan memang dilakukan dengan berbagai penyesuaian sehingga mungkin belum maksimal seperti kondisi normal,” jelas M. Nurhanudin.
Ia menegaskan, kondisi tersebut bersifat sementara. Seiring progres renovasi yang kini telah mencapai kurang lebih 90 persen, ruang pelayanan Kecamatan Pasar Kemis sudah mulai mampu menampung masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan administrasi.
Lebih jauh, pembenahan tersebut diarahkan bukan sekadar mempercantik tampilan gedung pemerintahan, melainkan menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih manusiawi. Pemerintah kecamatan berupaya menghadirkan ruang yang mampu mengurangi kepadatan warga sekaligus memberikan pengalaman pelayanan yang lebih tertib dan nyaman.
“Kami membuat tempat pelayanan ini senyaman mungkin agar masyarakat Pasar Kemis tidak lagi menumpuk di satu tempat,” ungkapnya.
Menariknya, konsep pembenahan ruang pelayanan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, tersedia pula ruang terbuka yang diharapkan dapat menjadi area pendukung bagi masyarakat selama berada di lingkungan kantor kecamatan.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa kantor pemerintahan tidak harus dipersepsikan sebagai ruang birokrasi yang kaku. Sebaliknya, fasilitas publik dapat dirancang menjadi ruang interaksi yang lebih terbuka, nyaman, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan progres renovasi yang telah mencapai sekitar 90 persen, Kecamatan Pasar Kemis optimistis kualitas pelayanan publik ke depan dapat semakin baik. Pembenahan fasilitas diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan profesionalitas aparatur dalam memberikan pelayanan.
Pada akhirnya, renovasi bukan hanya persoalan fisik bangunan. Esensinya adalah bagaimana perubahan wajah fasilitas publik benar-benar berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Masyarakat pun kini menantikan tahap akhir pembenahan tersebut, sekaligus berharap ruang pelayanan yang lebih nyaman dapat diikuti dengan pelayanan yang semakin cepat, transparan, tertib, dan responsif terhadap kebutuhan warga Pasar Kemis. (Ronny.R)
EkspresiBanten.id Partisipatif, Informatif & Aktif Berbagi Berita
