Agen pulsa murah

Mahasiswa Trisakti Gaungkan “Tritura”: Gelombang Suara Akademik Menuju DPR RI


Jakarta —Ekspresi Banten, Ruang demokrasi kembali memperlihatkan denyutnya. Massa mahasiswa dari Universitas Trisakti bergerak menuju Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026), dengan membawa semangat perjuangan yang dikemas dalam tajuk “Tritura” (Tiga Tuntutan Rakyat). Aksi tersebut menjadi representasi suara intelektual yang lahir dari kegelisahan terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang berkembang di tengah masyarakat.

Titik awal keberangkatan dimulai dari Tugu 12 Mei Reformasi, sebuah ruang historis yang memiliki nilai simbolik kuat dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Sejak sekitar pukul 14.15 WIB, massa mahasiswa telah berkumpul dengan mengenakan almamater biru dongker sebagai identitas perjuangan kolektif. Mereka membawa spanduk, poster, serta bendera yang memuat berbagai pesan kritis sebagai medium penyampaian aspirasi.

Baca Juga:  DPRD Kota Malang Nyatakan Sikap Tegas, Soroti Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Pergerakan massa berlangsung dalam iring-iringan konvoi kendaraan roda dua yang dipimpin mobil komando, menciptakan arus solidaritas yang tidak sekadar bersifat simbolis, namun juga menegaskan posisi mahasiswa sebagai elemen sosial yang memiliki tanggung jawab moral terhadap arah kebijakan negara.

Situasi semakin dinamis ketika massa dari Universitas Esa Unggul melintas sekitar pukul 14.34 WIB dan menyerukan ajakan kepada mahasiswa Trisakti untuk bergerak bersama. Momen tersebut memperlihatkan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya berbicara mengenai identitas kampus, melainkan tentang konsolidasi kesadaran kolektif yang melampaui batas institusi.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengusung tiga tuntutan utama yang mereka sebut sebagai Tritura: pemulihan kondisi ekonomi dan politik nasional, serta pengembalian supremasi sipil. Tuntutan itu dipandang sebagai refleksi atas harapan masyarakat terhadap hadirnya tata kelola negara yang lebih responsif, demokratis, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Baca Juga:  DPR RI Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit

Di tengah dinamika bangsa yang terus bergerak, suara mahasiswa kembali menegaskan satu pesan penting: kampus bukan sekadar ruang akademik untuk memproduksi ilmu pengetahuan, melainkan juga ruang lahirnya kesadaran kritis yang memiliki tanggung jawab terhadap masa depan republik. (Rny)


Baca Juga

Ombudsman Sidak Lapas Cibinong, Temukan Dugaan “Klaster Mewah” dan Mobil Mewah

Bogor —Ekspresi Banten, Sorotan terhadap tata kelola pemasyarakatan kembali mengemuka setelah Ombudsman Republik Indonesia melakukan …

Agen pulsa murah